Kita mengimani rububiyah Allah , artinya bahwa Allah adalah Rabb: Pencipta, Penguasa dan Pengatur segala yang ada di alam semesta ini. Kita mengimani uluhiyah Allah , artinya Allah adalah ilaah (Sembahan) Yang Haq, sedang segala sembahan selain-Nya adalah batil.
Kita mengimani asma’ dan sifat-Nya, artinya bahwa Allah memiliki nama-nama yang maha indah serta sifat-sifat yang maha sempurna dan maha luhur. Dan kita mengimani keesaan Allah dalam hal itu semua, artinya bahwa Allah tiada sesuatu pun yang menjadi sekutu bagi-Nya dalam rububiyah, uluhiyah maupun dalam asma’ dan sifat-Nya.
Firman Allah :
“(Dia adalah) Tuhan seluruh langit dan bumi serta semua yang ada di antara keduanya. Maka sembahlah Dia dan berteguh hatilah dalam beribadat kepada-Nya. Adakah kamu mengetahui ada sesuatu yang sama dengan-Nya (yang patut disembah)?” (Surah Maryam: 65)
“Allah, tiada sembahan (yang haq) selain Dia, yang Maha Hidup lagi Maha Menegakkan (segala urusan makhluk-Nya), tidak pernah mengantuk dan tidak pernah pula tidur. Hanya milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tiada yang dapat memberikan syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak dapat mengetahui sesuatu pun ilmu dari-Nya kecuali dengan kehendak-Nya. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidaklah merasa berat memelihara kedua-nya, dan Dialah yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.” (Surah Al-Baqarah: 255)
“Dialah Allah, yang tiada sembahan (yang haq) selain Dia, Yang mengetahui yang ghaib dan nyata. Dialah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dialah Allah, yang tiada sembahan (yang haq) selain Dia. Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniai Keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki segala keagungan. Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan. Dialah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Nama-nama Yang Maha Indah. Bertasbih kepada-Nya semua yang ada di langit dan di bumi. Dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (Surah Al-Hasyr: 22-24)
“Hanya milik Allah kerajaan langit dan bumi. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Dia memberikan anak perempuan kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan memberi anak laki-laki kepada siapa yang dikehendaki-Nya, atau Dia menganugerahkan kedua jenis laki-laki dan perempuan (kepada siapa yang dikehendaki-Nya), dan Dia menjadikan mandul kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.” (Surah Asy-Syura: 49-50)
Tiada sesuatu pun yang serupa dengan-Nya danDia Maha Mendengar lagi Maha Melihat. Hanyamilik-Nya perbendaharaan langit dan bumi, Dia melapangkan rizki kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan menyempitkan(nya). Sesungguhnya Dia MahaMengetahui segala sesuatu.(Surah Asy-Syura: 11-12)
Tiada sesuatu pun yang melata di bumi ini melainkan hanya Allah yang menjamin rizkinya, dan Dia mengetahui tempat berdiamnya dan tempat penyimpanannya. Semua itu tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh). (Surah Hud: 6)
Hanya pada-Nya kunci-kunci semua yang ghaib, tak ada yang mengetahui-Nya kecuali Dia sendiri; dan Dia mengetahui apa yang ada di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi, dan tiada sesuatu pun yang basah atau yang kering kecuali tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh). (Surah Al-An_Am: 59)
AQIDAH AHLUS SUNNAH WAL JAMA’AH